Gejala Katarak yang Perlu Dikenali dan Kapan Harus Memeriksakan Mata

By Irwin Andriyanto

Gejala katarak dapat muncul ketika lensa mata menjadi keruh dan penglihatan terganggu secara bertahap. Keluhannya dapat berupa pandangan buram, silau, atau kesulitan melihat malam hari. Namun, perubahan penglihatan tidak selalu berasal dari katarak dan perlu pemeriksaan mata.

Jika penglihatan tiba-tiba hilang atau muncul nyeri mata hebat mendadak, segera cari pertolongan medis. Jangan menunggu jadwal pemeriksaan rutin dengan menganggapnya sebagai katarak biasa. Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan diagnosis dokter.

Apa Itu Katarak dan Bagaimana Pengaruhnya terhadap Penglihatan?

katarak merupakan kekeruhan pada lensa alami mata. Lensa yang jernih membantu memfokuskan cahaya ke retina. Kekeruhan mengganggu proses tersebut sehingga objek dapat terlihat kurang jelas.

Kondisi ini dapat terjadi pada satu atau kedua mata dan sering berkaitan dengan pertambahan usia. Pada tahap awal, seseorang mungkin belum menyadari perubahan. Gejala dan tingkat gangguannya juga dapat berbeda di setiap mata.

Catatan perubahan aktivitas membantu saat konsultasi. Misalnya, sampaikan jika membaca tulisan yang sebelumnya jelas kini semakin sulit.

Gejala Katarak yang Perlu Dikenali Sejak Awal

Dua perempuan menyiapkan catatan untuk konsultasi gejala katarak, dengan kacamata di tangan perempuan lanjut usia.
Ilustrasi persiapan catatan keluhan dan kacamata sebelum pemeriksaan mata

Tanda berikut merupakan kemungkinan gejala, bukan daftar untuk memastikan diagnosis sendiri. Tidak semua orang mengalami seluruh keluhan sekaligus.

1. Penglihatan menjadi buram atau berkabut

Objek dapat terlihat kurang tajam atau seperti tertutup kabut. Tulisan pada buku, layar, atau papan informasi mungkin semakin sulit dibaca.

Penglihatan buram memiliki berbagai kemungkinan penyebab. Pemeriksaan mata membantu dokter menentukan sumber masalah dan penanganan yang sesuai.

2. Mata lebih sensitif terhadap cahaya dan silau

Sinar matahari, lampu ruangan, atau lampu kendaraan dapat terasa lebih menyilaukan. Keluhan ini bisa mengganggu kegiatan yang sebelumnya terasa nyaman.

Catat kapan silau muncul dan kegiatan yang terganggu. Jika nyeri hebat mendadak atau perubahan penglihatan tiba-tiba menyertai keluhan, segera cari pertolongan medis.

3. Kesulitan melihat saat malam hari

Penglihatan dapat terasa kurang jelas pada suasana redup. Misalnya, seseorang semakin kesulitan mengenali objek ketika berjalan di tempat kurang terang atau melihat jalan pada malam hari.

Jika Anda tidak mampu melihat jalan dengan jelas, hindari memaksakan berkendara. Mintalah pendamping atau gunakan transportasi lain untuk pergi pemeriksaan.

4. Warna benda terlihat lebih pudar

Warna dapat tampak kurang cerah atau lebih kekuningan dibandingkan sebelumnya. Anda mungkin menyadarinya saat melihat pakaian, gambar, atau benda yang dikenal.

Jelaskan perubahan itu kepada dokter. Pengamatan tersebut membantu menjelaskan keluhan, tetapi tidak cukup untuk memastikan diagnosis katarak.

5. Muncul lingkaran cahaya atau penglihatan ganda pada satu mata

Sebagian orang melihat halo atau lingkaran di sekitar sumber cahaya. Katarak juga dapat menimbulkan bayangan ganda pada satu mata, atau penglihatan ganda monokular.

Keluhan ganda tidak selalu berasal dari katarak. Jika muncul mendadak, segera dapatkan penilaian medis. Untuk keluhan bertahap, catat perkembangannya dan sampaikan saat pemeriksaan.

6. Ukuran kacamata lebih sering berubah

Sebagian orang merasa perlu lebih sering memperbarui resep kacamata. Perubahan ini menjadi alasan untuk pemeriksaan, terutama bila buram atau silau juga muncul.

Jangan hanya terus mengganti kacamata tanpa mencari penyebab keluhan. Bawalah kacamata yang Anda gunakan dan catatan resep sebelumnya jika tersedia.

Apa Saja Faktor Risiko Katarak?

Pertambahan usia merupakan faktor penting, tetapi katarak tidak terbatas pada lansia. Beberapa keadaan dapat meningkatkan risikonya:

  • Usia yang bertambah.
  • Diabetes.
  • Riwayat cedera atau operasi mata.
  • Paparan sinar matahari tanpa perlindungan yang sesuai.
  • Penggunaan obat steroid tertentu, terutama dalam jangka panjang.
  • Riwayat keluarga dengan katarak.
  • Kebiasaan merokok.

Faktor risiko tidak memastikan bahwa seseorang mengalami katarak. Tidak mengetahui adanya faktor tersebut juga tidak menyingkirkan kemungkinan masalah mata.

Jika menggunakan steroid, beri tahu dokter tentang jenis obat dan lama penggunaannya. Jangan menghentikan obat resep sendiri; diskusikan penggunaannya dengan dokter yang menangani Anda.

Kapan Gejala Katarak Perlu Diperiksakan ke Dokter Mata?

Perubahan penglihatan bertahap yang mulai mengganggu aktivitas

Buat janji pemeriksaan ketika buram, silau, atau perubahan lain mulai terasa, terutama jika mengganggu membaca, pekerjaan, atau mobilitas. Anda tidak perlu menunggu sampai tidak dapat melihat.

Keluarga dapat membantu mencatat keluhan dan menemani pemeriksaan. Jelaskan perubahan konkret, misalnya orang tua mulai sulit membaca label obat, tanpa langsung menyimpulkan penyebabnya.

Gejala mendadak yang memerlukan pertolongan segera

Segera ke instalasi gawat darurat jika tiba-tiba tidak dapat melihat dari satu atau kedua mata, atau mengalami nyeri mata hebat mendadak. Jangan menyetir sendiri untuk mencari pertolongan.

Bayangan gelap seperti tirai, kilatan cahaya baru, atau bintik melayang yang mendadak muncul maupun bertambah juga memerlukan pemeriksaan segera. Keluhan ini dapat berkaitan dengan masalah retina.

Perubahan penglihatan mendadak lainnya, termasuk penglihatan ganda, juga membutuhkan penilaian medis segera. Jangan menganggapnya sebagai perkembangan katarak biasa.

Tabel berikut membantu menentukan langkah awal tanpa menggantikan penilaian tenaga medis:

Perubahan penglihatanContoh dampakLangkah awal
Buram atau silau bertahapMembaca semakin sulitJadwalkan pemeriksaan mata
Warna pudar atau perubahan resep kacamata bertahapObjek terasa berbedaSampaikan riwayat perubahan saat konsultasi
Penglihatan tiba-tiba hilang atau nyeri hebat mendadakTidak dapat melihat atau beraktivitasCari pertolongan darurat segera
Tirai gelap, kilatan, floaters baru atau bertambah mendadakSebagian pandangan tergangguDapatkan pemeriksaan segera

Bagaimana Dokter Memeriksa Kemungkinan Katarak?

Dokter menanyakan keluhan, perkembangannya, riwayat kesehatan, dan obat yang Anda gunakan. Pemeriksaan dapat mencakup:

  • Pengukuran ketajaman penglihatan.
  • Penilaian lensa dengan alat pemeriksaan mata.
  • Pelebaran pupil menggunakan tetes untuk membantu pemeriksaan bagian dalam mata, sesuai kebutuhan.

Penilaian mata katarak mempertimbangkan kondisi mata secara menyeluruh. Dokter tidak hanya mencocokkan keluhan dengan daftar gejala karena masalah lain juga dapat menyebabkan buram.

Pembahasan pemeriksaan dokter spesialis mata memberi konteks konsultasi sebelum tindakan. Namun, artikel tersebut membahas LASIK. Pemeriksaan katarak tidak berarti Anda membutuhkan LASIK; dokter menentukan pilihan berdasarkan diagnosis.

Apakah Semua Gejala Katarak Harus Ditangani dengan Operasi?

Tidak semua keluhan berarti katarak. Katarak yang sudah terdiagnosis juga tidak selalu memerlukan operasi saat itu juga. Dokter mempertimbangkan hasil pemeriksaan, gangguan aktivitas, dan kondisi mata lainnya.

Pada tahap awal, penyesuaian kacamata atau pencahayaan dapat membantu aktivitas, tetapi tidak menghilangkan kekeruhan lensa. Operasi katarak mengangkat lensa yang keruh dan menggantinya dengan lensa buatan.

Saat konsultasi, bahas:

  • Manfaat dan risiko tindakan untuk kondisi Anda.
  • Alasan dokter menyarankan operasi atau pemantauan.
  • Jadwal pemeriksaan ulang dan perubahan yang perlu segera dilaporkan.

Keputusan tidak cukup berdasarkan anggapan bahwa katarak harus menunggu “matang”. Ikuti hasil penilaian dokter. Obat tetes atau ramuan bukan pengganti operasi untuk menghilangkan kekeruhan lensa akibat katarak.

Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Pemeriksaan Mata

Siapkan informasi berikut:

  • Kapan perubahan mulai terasa dan bagaimana perkembangannya.
  • Mata yang terdampak serta kegiatan yang semakin sulit.
  • Keluhan tambahan, termasuk nyeri atau perubahan mendadak.
  • Riwayat diabetes, cedera, dan tindakan pada mata.
  • Daftar obat, tetes mata, serta suplemen yang Anda gunakan.
  • Kacamata dan hasil pemeriksaan terdahulu jika tersedia.

Setelah pelebaran pupil, penglihatan dapat sementara buram dan lebih sensitif terhadap cahaya. Bawalah kacamata hitam jika tersedia dan atur perjalanan pulang dengan pendamping. Ikuti petunjuk petugas mengenai kapan aman kembali berkendara.

Pentingnya Mengenali Perubahan Penglihatan Sejak Dini

Catatan keluhan membantu Anda menjelaskan masalah, sementara pemeriksaan menentukan penyebab dan pilihan penanganannya. Hindari menganggap semua penurunan penglihatan pada lansia sebagai katarak.

Jadwalkan penilaian untuk keluhan bertahap dan cari pertolongan segera untuk tanda darurat. Dokter kemudian dapat membantu menentukan langkah berikutnya berdasarkan kondisi mata Anda.